Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang ‘Lotre’

Lotre merupakan permainan yang ada di hampir seluruh belahan dunia. Ada beberapa negara yang terkenal dengan permainan lotrenya, seperti di Macau, Inggris, Itali, dan Amerika Serikat. Di negara Amerika Serikat sendiri, Las Vegas menjadi salah satu tempat untuk bermain lotre (Casino).

Sedangkan di belahan dunia lain, di Asia, negara yang biasa dan banyak dijadikan untuk bermain lotre berada di negara Singapura dan Macau. Selain di kedua negara tersebut, Indonesia juga menjadi tempat untuk bermain lotre. Namun di Indonesia sendiri permainan ini masih dilarang karena permainan menurut beberapa kepercayaan masyarakat Indonesia, Lotre ini seperti “Judi”, di mana judi dipercaya sebagai sesuatu yang haram. Sampai saat ini, sudah banyak bermunculan jenis permainan lotre. Diantaranya Lotto, Little Lotto, Dailes, Multi State Game, dan Instant Game.

Berdasarkan data yang di dapat dari Investigative Repoter and Editor, negara Amerika Serikat bagian Timur tepatnya di Kota Newark, New Jersey, mendapatkan peringkat  kesempatan untuk memenangkan lotre sebesar US$ 832.232. Jika di rupiahkan orang tersebut mendapatkan Rp10.819.016.000 Milliyar. Ini memperlihatkan permainan lotre sendiri membawa hasil yang cukup besar bagi pemenangnya.

Newark Sebagai Pemenang Lotre Terbanyak dari Seluruh Dunia

 

Advertisements

Orang Ini Raih Milyaran Rupiah dari Lotere!

lottery.jpg

TANGERANG- Lotere menjadi salah satu kebiasaan orang Barat sebagai bentuk menguji keberuntungan.

Lotere atau Lottery merupakan permainan angka yang dituliskan pada selembar kertas dan diundi setiap periode secara rutin oleh penyelenggara. Penyelenggara ini dapat dilakukan oleh perusahaan mau pun produk tertentu untuk memenangkan uang juta hingga ratusan juta dolar.

Permainan lotere ini banyak diminati oleh warga, khususnya Amerika Serikat, karena hadiah uang yang sangat besar hanya dengan bermodalkan membeli sebuah kupon seharga $1 atau $2 dollar saja dapat membuat seseorang mendadak menjadi milyarder!

Tapi perlu diingat satu hal, bahwa permainan ini dimainkan dengan batasan umur 21 tahun.

Di Amerika, bermain lotere memiliki perbedaan sesuai tempat dan keyakinan penyelenggara. Namun secara umum lotere dimainkan dengan cara pemain yang sudah menerima kupon atau tiket lotere dan pemain akan menuliskan 6 angka pada kupon diantara 1 dan 49. Pemain akan menunggu angka pilihan mereka untuk keluar pada papan pengumuman. Jika angka di papan yang keluar sama persis dengan yang kalian tuliskan pada kupon, maka anda adalah pemenangnya.

thumb_candidate-1687175-2015-04-15-14-28-46

ahajakAjajsjdjfdAData Lottery 2011

 
Ribuan orang di Amerika Serikat ini tidak segan untuk menghabiskan jutaan hingga milyaran rupiah demi memenangkan sejumlah uang yang tidak bisa dibandingkan. Peringkat pertama pemenang kupon lotere, Lajewski Joan M, meraih $700.000 yang setara dengan Rp9,1 milyar.

Biaya satu kupon lotere di salah satu penyelenggara lotere terbesar di Amerika Serikat mencapai $2 yang setara dengan Rp13 ribu. Bayangkan berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk membeli setiap kupon lotere hingga berhasil memenangkan uang sebanyak itu! Memang pengeluaran tersebut tidak dapat dibandingkan dengan hadiah yang luar biasa mampu mencapai $590 juta atau setara dengan Rp7,5 triliun!

16739.png;compress=true

Tentu kekalahan bukan pilihan bagi penggila uang yang jumlah nolnya sangat banyak itu. Namun, tak menutup kemungkinan kekalahan juga harus diterima. Hingga 20 besar dari data yang tersedia di Lotere Umer Jaya menunjukkan partisipasi peserta lainnya mencapai kemenangan yang tidak lebih rendah dari $200.000 atau setara dengan Rp2,6 milyar. Bahkan, pemenang paling sedikit pun mencapai pembelian $1.000 atau Rp13 juta rupiah. Bayangkan berapa banyak orang yang sudah mengeluarkan uang tanpa mendapatkan sepeser kembali ke kantungnya?

Tentu menjadi keuntungan yang besar bagi penyelenggara lotere sendiri ya! Menurut kamu worth it nggak menghabiskan uang sebanyak itu?

Umair Rizaludin – 00000011400
Jeremiah Harvest – 00000011462
Diana Valencia – 00000011509
Natasya Delasari – 00000011524
Jefri Rolando – 00000011525

Judi Legal di New Jersey

Kota Pemenang Lotre

Dari seluruh negara bagian di Amerika Serikat, New Jersey merupakan negara bagian dengan pemenang lotre paling banyak. Hal ini dikarenakan lotre di New Jersey diperbolehkan secara hukum yang diatur oleh New Jersey Casino Control Commission. Taruhan di negara ini juga ditangani oleh New Jersey Racing Commission.

Banyak orang berharap memenangkan lotre ratusan juta dolar. Padahal, kemungkinan memenangkan lotre hanya 1 : 176 juta. Misalnya, Lotre Mega Millions yang memiliki kesempatan lebih besar untuk dikalahkan oleh mesin lotre otomatis dibandingkan dengan Jackpot lotre.

Di dalam lotre Amerika terdapat dua undian utama. Pertama, lotre mega million yang jumlah hadiahnya sebesar $390.000.000 jika dirupiahkan sebesar 4,5 triliun. Kedua, lotre powerball Amerika dengan jumlah hadiah sebesar $15.000.000 jika dirupiahkan sebesar 209 miliar.

Di Amerika Serikat, ada dua sistem pengambilan hadiah lotre. Pertama adalah mengambil utuh dan tunai. Jika pilihan ini diambil, uang akan kena potongan sekitar 30-40%. Pilihan kedua adalah pembayaran bertahap selama 30 kali dalam 29 tahun.

Penulis : Annisa Maulida, Rifdah Aliifah, Rizma Audina, Siti Hafadzoh, Tiara Syabanira

https://public.tableau.com/views/AnnisaRizmaRifdahTiaraHafaz/Story1?:embed=y&:display_count=yes&publish=yes

Inilah Kota-Kota Beruntung dalam Lotre di Amerika Serikat

KOTA-KOTA BERUNTUNG DI AMERIKA SERIKAT

var divElement = document.getElementById(‘viz1525403150771’); var vizElement = divElement.getElementsByTagName(‘object’)[0]; vizElement.style.width=’1016px’;vizElement.style.height=’991px’; var scriptElement = document.createElement(‘script’); scriptElement.src = ‘https://public.tableau.com/javascripts/api/viz_v1.js’; vizElement.parentNode.insertBefore(scriptElement, vizElement);

Lotre adalah kegiatan perjudian yang melibatkan penarikan banyak hadiah. Di awal abad ke-20, sebagian besar bentuk perjudian, termasuk lotre dan taruhan dinyatakan ilegal di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan sebagian besar Eropa, namun setelah Perang Dunia II, pelan-pelan lotere mulai banyak dilegalkan.

Kemenangan dalam lotre biasanya tergantung terhadap keberuntungan seseorang.  Namun sebenarnya kemungkinan memenangkan jackpot lotere ditentukan oleh sejumlah hal, termasuk: jumlah bilangan yang mungkin keluar, jumlah bilangan yang sudah keluar, apakah urutannya signifikan dan apakah bilangan yang ditarik dikembalikan untuk kemungkinan penarikan lebih lanjut.

Diatas ini adalah data dari kota-kota dari benua Amerika dan benua  Eropa yang memiliki jumlah kemenangan lotere mulai dari yang terbesar hingga yang terkecil. Kota Newark yang berada di Amerika Serikat memiliki jumlah kemenangan lotere terbanyak dengan 832.255, dan kota Yardville adalah yang terkecil dengan 1.000.

Bisa dikonklusikan adalah, lebih besar kotanya di Amerika, lebih banyak orang yang memenangi lotere dibandingkan kota-kota kecil.

 

MARTYA, USIS, DILLON, WILDAN

KESENJANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

Dunia pendidikan Indonesia telah menjadi sebuah perhatian buat Indonesia. Yang mana di Indonesia idealnya menurut UNESCO 2014 perbandingan untuk negara Asia 26:1 yaitu  satu orang guru paling banyak mengajar 26 siswa dalam satu kelas.

Tapi di sini kami menggunakan data sebanyak 30% pendidikan siswa miskin di Indonesia.

Screen Shot 2018-04-20 at 10.22.57 AM

Yang mana di Indonesia malah mendapatkan hal yang berbeda yaitu satu guru mengajar  6 siswa dengan perbandingan 1:6.

Provinsi Jawa Baarat memiliki dua data dengan hasil yang berbeda yaitu data yang pertama 972960 merupakan jumlah siswa dan data kedua memiliki jumlah 893953. Dengan total keduanya mencapai 1866913 dengan peresentase sebanyak 45%.

Sedangkan Provinsi Jawa Tengah memiliki jumlah siswa dengan 765183 dengan persentase 19% untuk daerah Jawa Tengah dan provinsi Jawa Timur memiliki dua data yang menjadi satu yaitu data pertama memiliki jumlah 770562 dan data kedua memiliki jumlah 713178 dengan total keseluruhan mencapai 1483740 dengan persentase sebesar 36%.

Screen Shot 2018-04-20 at 10.05.15 AM

Jika dilihat dari persentase diatas jumlah guru tertinggi di Indonesia terletak di Provinsi Jawa Timur sedangkan total keseluruhan dari jumlah guru yang ada pada lima provinsi pada tahun 2012 adalah 731259.

Dari sini di dapatkan bahwa jumlah murid lebih dominan dari pada jumlah guru yang tersedia.  Dengan perbandingan 1: 6 dari keseluruhan jumlah guru di lima provinsi tertinggi berbanding dengan lima provinsi pendidikan siswa miskin.

Hal ini di pengaruhi oleh perekrutan guru yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan melampaui jumlah pendaftaran murid di segala tingkat pendidikan.

Stephanie Florentia – 00000010795

Eveline M Wiharat – 00000008510

Amanda Puspas Ningsih – 00000010996

Yashinta Mulya Sari – 00000008623

Giani Pradipta Manullang – 0000009094

Pendidikan dan Pengaruhnya pada IPM

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dalam pendidikan, rasio jumlah siswa terhadap jumlah guru merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi.
Berikut merupakan tabel dengan IPM tertinggi:
Untitled

Berikut merupakan tabel dengan IPM terendah:

Untitled1

Kedua tabel di atas memperlihatkan keterkaitan antara rasio jumlah guru dan jumlah siswa dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Contohnya, rasio pada provinsi Papua sebesar 14 yang artinya satu orang guru harus menangani 14 orang siswa. Perlu dicatat, bahwa jumlah siswa ini hanya siswa yang termasuk dalam kategori anak miskin. Jadi kemungkinan satu orang guru bisa menangani lebih dari 14 siswa. IPM pada provinsi yang rasionya tinggi pun cenderung rendah.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi penurunan tingkat pendidikan di setiap provinsi yaitu, kemiskinan penduduk, kapasitas fiskal pemda, faktor geografi (jarak tempuh ke sekolah yang jauh), ketersediaan layanan pendidikan (rasio jumlah anak usia 7 sampai 12 tahun per ruang kelas SD atau MI atau rasio jumlah anak usia 13-15 tahun per ruang kelas SMP atau MTs, dan tingkat pendidikan penduduk).

Nama Kelompok:

Annisa Maulida, Rifdah Aliifah, Rizma Audina Oktariyanti, Siti Hafadzoh, Tiara Syabanira Dewantari

‘Mewah’nya Pendidikan di Indonesia

TANGERANG-Pendidikan merupakan sebuah hal yang esensial dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam UUD 1945 Pasal 31 Ayat 2, pendidikan merupakan hak bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali dan pemerintah wajib membiayainya. Tak dapat dipungkiri, pendidikan di Indonesia masih menjadi sebuah kemewahan terutama bagi anak-anak miskin di luar Pulau Jawa.

Seperti yang dilansir dari Tribunnews.com, Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan keprihatinannya mengenai dunia pendidikan di Indonesia yang tidak merata.

“Masalah pendidikan di Indonesia cukup rumit, mulai dari infrastruktur, akses pendidikan yang tidak merata, dan sebagainya. Masalah ini harus segera diselesaikan dalam bentuk penambahan anggaran,” ujar Joko Widodo.

Mengukur tingkat pendidikan di Indonesia menjadi sebuah hal yang menarik dan penting untuk ditelisik lebih jauh. Mengingat, Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Salah satu proyeksinya adalah dengan mengkorelasikannya dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) setiap provinsi.

IPM merupakan sebuah perbandingan antara 3 komponen esensial dalam hidup bermasyarakat yakni lamanya hidup, tingkat pendidikan yang diukur dengan kombinasi antara melek huruf dan rata-rata lama sekolah, serta tingkat kehidupan layak yang diukur dengan pengeluaran per kapita. Maka perlu diingat, tingginya tingkat IPM sebuah provinsi tidak menentukan sejahteranya dunia pendidikan di provinsi tersebut.

Redaksi kami menggabungkan data IPM setiap provinsi pada 2010 dengan rasio murid miskin (dengan kesejahteraan 30%) dengan jumlah guru di setiap provinsi tersebut.

IMG_20180420_100519.jpg

Rasio murid/guru yang besar memproyeksikan satu guru akan menangangi sekian murid. Jika demikian, semakin banyak murid yang ditangani oleh seorang guru maka semakin sedikit jumlah guru atau tenaga pengajar di provinsi tersebut. Selain itu dapat diasumsikan bahwa semakin banyak murid yang ditangani oleh seorang guru maka semakin tidak efektif pembelajaran yang berjalan.

Dapat terlihat dari visualisasi data di atas, lima provinsi teratas dengan rasio murid/guru tertinggi adalah Provinsi Papua, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, dan Kalimantan Barat memiliki rasio tertinggi di antara 34 provinsi di Indonesia. Walaupun angka terlihat kecil, namun perlu diingat jumlah ini baru merupakan 30% jumlah murid miskin di Indonesia dan belum memperhitungkan 70% jumlah lainnya.

Tak dapat dipungkiri, dalam data tersebut terlihat lima provinsi dengan rasio tertinggi tersebut memiliki IPM yang cukup tinggi. Jika demikian, proyeksi dunia pendidikan di tiap-tiap provinsi tidak dapat digambarkan secara pasti dengan IPM karena komposisi IPM yang spesifik di dunia pendidikan tidak digambarkan dengan jelas. Namun data ini jelas menunjukkan bahwa edukasi atau pendidikan masih menjadi hal yang mewah di Indonesia.

Penulis:

Umair Rizaludin

Jeremiah Harvest

Diana Valencia

Natasya Delasari

Jefri Rolando